Aspirasi Mahasiswa Psikologi UMS: Desak Transparansi dan Perbaikan Fasilitas Kampus

SURAKARTA — Sarjana psikologi masa depan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kini memiliki ruang strategis untuk menyuarakan perubahan. Berbagai pemangku kepentingan di Fakultas Psikologi UMS berkumpul dan berkompromi demi membentuk sinergi serta meningkatkan kualitas akademik melalui program audiensi bertajuk SPEKTRA (Serap Pendapat dan Aspirasi Mahasiswa).

Dipandu oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) selaku fasilitator dalam agenda ini, acara yang mengusung tema SPEKTRA: Sinergi Pendapat, Kritik, dan Aspirasi Mahasiswa berlangsung pada Sabtu (20/6/2026) di Ruang Hybrid Fakultas Psikologi UMS. Agenda ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas mulai dari Dekan, Wakil Dekan 1, Kepala Program Studi (Kaprodi), perwakilan organisasi mahasiswa (ORMAWA), hingga delegasi mahasiswa angkatan 2023 sampai 2025.

Audiensi yang dimulai pukul 13.00 WIB ini membahas rapor performa fakultas, mulai dari fasilitas, sarana prasarana, kompetensi dosen, hingga optimalisasi promosi media sosial. Setelah panitia memaparkan hasil survei, ruang diskusi dibuka lebar melalui sesi penyampaian umpan balik dari mahasiswa.

Pihak pimpinan menyambut baik masukan kritis yang berorientasi pada jalan keluar ini. Kaprodi Psikologi UMS menegaskan bahwa pimpinan berkomitmen penuh untuk melakukan pembenahan berkala.

“Kita berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki atau berkaca dari evaluasi yang sudah-sudah, namun juga perlu adanya andil dari mahasiswa untuk mendukung perubahan yang dilakukan oleh pihak fakultas,” ujarnya.

Apresiasi senada juga datang dari Wakil Dekan 1 Fakultas Psikologi UMS, Hertin. Ia menilai jalannya diskusi kali ini jauh lebih konstruktif dan matang dibandingkan dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya. Menurut Hertin, audiensi kali ini sangat bagus karena mahasiswa tidak sekadar mengkritisi persoalan sarana prasarana, melainkan juga tanggap terhadap birokrasi dan fokus pada pencarian solusi.

Di sisi lain, mahasiswa berharap momentum ini menjadi titik balik perubahan yang nyata, bukan sekadar formalitas tahunan. Salah satu perwakilan mahasiswa menekankan pentingnya akuntabilitas pasca-acara. Ia berharap aspirasi mahasiswa tidak mandek di audiensi tersebut, melainkan harus ditindaklanjuti secara nyata. Selain itu, transparansi dari pihak fakultas sangat dibutuhkan sebagai bukti konkret atas komitmen perbaikan mereka.

Pertemuan lintas generasi ini diharapkan mampu mengawal dinamika akademik Fakultas Psikologi UMS ke arah yang lebih inklusif dan progresif. Acara kemudian diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama antara pimpinan fakultas dan mahasiswa.